Panduan eHDW
| back | Profile Desa - 3307132010 | Tgl Publikasi | Dilihat |
|---|---|---|---|
| 03-01-2025 13:20 | 96 | ||
Desa Tieng terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Berikut adalah informasi detail mengenai desa ini:
Populasi Penduduk: Hingga tahun 2018, Desa Tieng memiliki total penduduk sebanyak 4.355 jiwa, terdiri dari 2.251 laki-laki dan 2.104 perempuan, dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 1.270 KK.
Dari sejumlah jiwa tersebut, pemerintah desa telah melakukan kategorisasi berdasar rumah tangga mencapai sejumlah 1.270 rumah tangga. Pemerintah Desa Tieng telah melakukan pemetaan sosial secara partisipatif untuk mengukur tingkat kesejahteraan keluarga per rumah tangga tersebut dengan hasil pemetaan sosial sebagai berikut.
Berdasar peta sosial yang telah dilakukan secara partisipatif oleh kelompok warga Desa Tieng, jumlah rumah tangga pra sejahtera 648 RT (51%), rumah tangga sejahtera1 201 RT (16%), rumah tangga sejahtera2 171 RT (13%) , rumah tangga sejahtera3 153 RT (12%) sedangkan rumah tangga dalam kategori sejahtera3 plus (kaya) 97 RT (8%).
Pra Sejahtera yang dimaksud adalah kondisi perekonomian pada rumah tangga yang masuk kategori keluarga miskin, sejahtera adalah rumah tangga yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan dasar hidup sedang sejahtera plus adalah rumah tangga yang dinilai masuk dalam kategori keluarga kaya.
Lapangan pekerjaan pada sektor pertanian di Desa Tieng, sudah bisa menjadi sumber penghidupan bagi warga Tieng. Hampir semua warga Tieng terlibat dalam kegiatan pertanian yang menjadi sumber pendapatan dan penghidupan.
Pekerjaan: Sebagian besar penduduk Desa Tieng bekerja di sektor pertanian. Dari 2.491 jiwa usia produktif, terdapat:
Kasus Perceraian di Wonosobo: Pada tahun 2021, tercatat 2.373 pasangan bercerai di Kabupaten Wonosobo. Tingginya angka perceraian ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perkawinan usia anak yang masih tinggi, dengan 479 kasus pada tahun yang sama.
Budaya lokal yang kaya dan tradisi yang masih dilestarikan menunjukkan bahwa Desa Tieng memiliki identitas budaya yang kuat. Namun, tantangan sosial seperti tingginya angka perceraian memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Tingkat Pendidikan: Tingkat pendidikan penduduk Desa Tieng hingga tahun 2018 adalah:
Tingkat pendidikan penduduk di Desa Tieng masih sangat rendah. Peningkatan tingkat pendidikan menjadi tantangan bagi Desa Tieng. Ke depan, warga Tieng harus memiliki tingkat pendidikan yang lebih baik, untuk secara tidak langsung membantu peningkatan kualitas produksi pertanian yang menjadi sumber utama pendapatan warga Desa Tieng serta untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di Desa Tieng. Infrastruktur: Informasi spesifik mengenai infrastruktur desa tidak tersedia dalam sumber yang ada. Namun, Desa Tieng memiliki beberapa objek wisata seperti Gardu Pandang Tieng, Mata Air Kali Pereng, Agrowisata Perkebunan Tieng, dan wisata pendakian Puncak Seroja.
Ketersediaan Pangan: Desa Tieng merupakan penghasil komoditas sayuran seperti kentang, kubis, wortel, dan tembakau swating. Hal ini menunjukkan bahwa desa ini memiliki sumber pangan yang cukup dari hasil pertanian lokal.
Cuaca: Informasi spesifik mengenai cuaca di Desa Tieng tidak tersedia dalam sumber yang ada. Namun, mengingat lokasinya di dataran tinggi Dieng, desa ini kemungkinan memiliki iklim sejuk dengan curah hujan yang signifikan.
Sumber Air Bersih: Informasi mengenai sumber air bersih tidak tersedia dalam sumber yang ada. Namun, keberadaan Mata Air Kali Pereng di desa ini mungkin menjadi salah satu sumber air bagi penduduk setempat.
Pendapatan Rata-rata Penduduk: Data spesifik mengenai pendapatan rata-rata penduduk Desa Tieng tidak tersedia dalam sumber yang ada. Namun, berdasarkan pemetaan sosial partisipatif, dari 1.270 rumah tangga:
Desa Tieng, yang terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, telah menjadi fokus berbagai program untuk menurunkan angka stunting. Berikut adalah beberapa inisiatif yang telah dilaksanakan:
Program TIMBANG:
Program TIMBANG (Timbang, Imunisasi, dan Gizi Anak) bertujuan untuk menurunkan prevalensi stunting di Desa Tieng. Pada September 2023, program ini ditutup dengan peluncuran Rencana Aksi Desa (RAD) untuk penurunan stunting. Acara tersebut diadakan di GOR Balai Desa Tieng dan menandai berbagai capaian penting selama pelaksanaan program.
Gong Ceting:
Gong Ceting adalah inisiatif yang dikembangkan untuk mencegah stunting melalui penyuluhan dan pencegahan pada 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Program ini dilaksanakan di Desa Tieng dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan prevalensi stunting dan pendampingan ibu hamil.
Pakwalisanak:
Universitas Sains Al-Qur'an (Unsiq) Jawa Tengah di Wonosobo membentuk tim "Pakwalisanak" yang bertugas mempromosikan air bersih dan sanitasi layak sebagai upaya penanganan dan pencegahan stunting di tingkat desa. Tim ini juga memonitor dan mengevaluasi program-program terkait stunting.
Unit Pengolahan Hasil (UPH) Tembakau:
Kehadiran UPH Tembakau di Desa Tieng menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan secara tidak langsung berkontribusi pada penurunan angka stunting.
Melalui berbagai program dan inisiatif tersebut, Desa Tieng berupaya keras untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.
Desa Tieng, yang terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, telah aktif melaksanakan berbagai program penurunan stunting sejak tahun 2022. Berikut adalah rincian mengenai pelaksanaan program, dukungan pemerintah, dan keterlibatan lembaga non-pemerintah (NGO):
Pelaksanaan Program:
Dukungan Pemerintah:
Keterlibatan Lembaga Non-Pemerintah (NGO):
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai lembaga non-pemerintah di Desa Tieng menunjukkan komitmen bersama dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Desa Tieng, yang terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, telah mengalami perkembangan signifikan dalam infrastruktur listrik dan internet.
Jaringan Listrik:
Desa Tieng telah terhubung dengan jaringan listrik yang dikelola oleh PLN. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Wonosobo bertanggung jawab atas penyediaan dan pemeliharaan layanan listrik di wilayah ini. Masyarakat dapat menghubungi PLN ULP Wonosobo melalui akun Instagram resmi mereka untuk informasi lebih lanjut.
Jaringan Internet:
Desa Tieng telah mendapatkan akses internet sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas di daerah wisata. Pada tahun 2018, Kementerian BUMN melalui PT Indonesia Comnets Plus (ICON+), anak perusahaan PLN, meluncurkan program desa wisata online di Desa Dieng, Kecamatan Kejajar. Program ini menyediakan akses internet gratis dengan kecepatan tinggi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan wisatawan. Meskipun program ini berfokus pada Desa Dieng, dampaknya dirasakan di wilayah sekitarnya, termasuk Desa Tieng.
Selain itu, beberapa fasilitas pendidikan di Desa Tieng telah dilengkapi dengan akses internet. Data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menunjukkan bahwa sekolah di Desa Tieng memiliki akses internet dengan kecepatan hingga 30 Mbps.
Dengan adanya infrastruktur listrik dan internet yang memadai, Desa Tieng diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya serta mendukung pengembangan sektor pariwisata dan pendidikan di wilayah tersebut.
Informasi di atas memberikan gambaran umum mengenai Desa Tieng, meskipun beberapa data spesifik mungkin perlu diperbarui atau dilengkapi dengan sumber tambahan. |
|||